Showing posts with label Kurang. Show all posts
Showing posts with label Kurang. Show all posts

'Kok Kelamin Saya Tidak Bisa Besar Saat Ereksi?'

Mr P Tidak Bisa Besar Saat Ereksi
coba cari solusinya di K_LINK DISINI


Dok, saya mau nanya. Kok alat kelamin saya tidak bisa besar ya saat ereksi, padahal saya sudah coba membesarkannya dengan cara alami. Yang kedua, bahayakah apabila sering melakukan onani? Terimakasih.

Herry (Pria Lajang, 25 tahun), utuhXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 167 cm dan berat badan 65 kg

Jawaban

Relatif, penis sedikit membesar saat ereksi. Tapi, yang jauh lebih penting untuk Mr P adalah tegang dan kerasnya saat ereksi. Jelasnya, besar dan panjangnya relatif kurang penting. Penis yang berukuran mungil bisa melakukan hubungan intim dengan baik, bila saat ereksi tampil keras dan tegang.

Onani (masturbasi) tidak berbahaya bila dilakukan secara higienis (memperhatikan aspek kebersihan), serta dilakukan dengan frekuensi yang tidak mengganggu kegiatan rutin sehari-hari.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
sumber : detik

LANTAI Kurang Rekat, Keramik Kopong Bisa Meledak




Kurang Rekat, Keramik Kopong Bisa Meledak
Keramik yang tidak terekat sempurna akan mengeluarkan suara seperti kopong. Namun, jika terlanjur terjadi, potong nat lantai dengan gerinda, atau palu dan pahat logam.Penggunaan lantai keramik untuk rumah Anda sebenarnya merupakan pilihan tepat. Selain tersedia dari berbagai bentuk dan warna, keramik juga relatif mudah perawatannya.
Namun, terkadang lantai keramik dapat "naik" dan mengeluarkan bunyi seperti meledak. Setelah "meledak", biasanya keramik akan rusak atau pecah. Berikut ini cara mengatasi kejadian tersebut:
Adukan perekat
Keramik "meletek" terjadi karena adukan perekat yang kurang baik. Sebelum hal ini terjadi, Anda dapat mengetesnya dengan mengetuk atau memukul pelan keramik.
www.houzz.com
Keramik yang tidak terekat sempurna akan mengeluarkan suara seperti kopong. Namun, jika terlanjur terjadi, potong nat lantai dengan gerinda, atau palu dan pahat logam.
Lepaskan keramik
Setelah itu, lepaskan keramik yang meletak dari susunan lantai dengan pengungkit. Awali dari bagian tengah, baru kemudian ke arah tepiannya.
Merekatkan keramik
Gunakan semen instan untuk merekatkan keramik. Letakkan keramik, kemudian pukul-pukul keramik dengan palu karet.
Pasang nat
www.houzz.com
Terakhir, aplikasikan nat di antara keramik. Namun, jika kemudian Anda tidak dapat menemukan keramik yang sama persis dengan keramik sebelumnya, sebaiknya Anda melakukan sedikit "eksperimen". Caranya, padukan beberapa warna keramik atau bentuk keramik yang berbeda. Buatlah perpaduan beberapa jenis lantai keramik di area tersebut!
Selamat mencoba!
(Sumber: 101 Tip Membetulkan & Merawat Rumah)
Editor :
Latief
by. kompas.com