Showing posts with label adalah. Show all posts
Showing posts with label adalah. Show all posts

AyuDerme (K-Ayurveda) >>>> k-link

Product Description
AYUDERME adalah kapsul herbal untuk menghilangkan berbagai masalah pada kulit. Ayurveda memberikan nutrisi untuk meningkatkan kesehatan kulit, slain itu juga memperbaiki system cerna, membuang zat racun melalui kolon dan ginjal.

KOMPOSISI :
  • Ekstrak Cortex Acacia Catechu
  • Ekstrak Cortex Azadirachta Indica
  • Cortex Holarrhena Antidysenterica
  • Radix Smilax China
  • Herba Swertia Chirata
  • Esktrak Semen Posoralae Coryfolia
  • Radix Picrorhiza Kurroa
  • Radix Hemidesmus Indicus
  • Radix Rubia Cordifolia
  • Ekstrak Herba Eclipta Alba
  • Herba Fumaria Parvifora
  • Ekstrak Cortex Alstonia Scholaris
  • Ekstrak Fructus Phyllanthus Emblica
  • Herba Andrographis paniculata
  • Rhizoma Curcuma Longa


CARA KERJA :
  • Adstrigen
  • Memurnikan darah
  • Anti radang
  • Antibakteri
  • Anti jamur


AYUDERME secara tradisional digunakan untuk :
  • Psoriasis
  • Eksim
  • Jerawat
  • Pruritis
  • Ruam
  • Gatal gatal
  • Kadas
  • Luka pada kulit atau keadaan alergi kulit lainnya
  • Memurnikan darah
  • Membersihkan dan mendetoksifikasi tubuh
  • Berkhasiat adstrigen, antiseptik dan antiradang
  • Memperkuat fungsi hati


DOSIS :
2 kapsul tiga kali sehari

SARAN :
Hindari makanan laut, asam dan pedas. Alkohol dan rokok.. Konsumsi air secukupnya sangat direkomendasikan.

Kombinasi produk yang dianjurkan :
Ayuderme + Ayulite + Ayucid
 
Jika Butuh Produk Kesehatan K-LINK
Hub Marketing dan Konsultasi Kesehatan :
Wilayah Sragen Tepatnya dan SOLO area
SRAGEN, SOLO, SUKOHARJO, WONOGIRI, BOYOLALI dan sekitarnya

 hub : UD AURELIA SANJAYA  
  • pin BB 270E7DC9
  • 0856 8547 525 ( indosat )
  • 081 226 501 760 ( telkomsel )
  • 087 835 200 877 ( xl )
Telphone : 0271 2600084 ( flexy )
Atas  : Nama Ayub Pujiyanto
alamat kantor k-link di sragen
Alamat : Celep Rt.22, Celep, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah 57292
Lihat di Peta google map KLIK SINI
 

Sumur Resapan dan Biopori - Definisi

Sumur Resapan (infiltration Well) adalah sumur atau lubang pada permukaan tanah yang dibuat untuk menampung air hujan/aliran permukaan agar dapat meresap ke alam tanah. Biopori  merupakan lubang vertikal ke dalam tanah yang berfungsi meningkatkan laju peresapan air hujan. Pembuatan lubang resapan biopori ke dalam tanah secara langsung akan memperluas bidang permukaan peresapan air, seluas permukaan dinding lubang.


KONSTRUKSI SUMUR RESAPAN DAN BIOPORI

Bangunan sumur resapan sekurang-kurangnya terdiri dari :

  1. Saluran air sebagai jalan air yang akan dimasukkan ke dalam sumur.
  2. Bak kontrol yang berfungsi untuk menyaring air sebelum masuk sumur resapan 
  3. Pipa pemasukan atau saluran air masuk. Ukuran tergantung jumlah aliranPermukaan yang akan masuk.
  4. Sumur resapan
  5. Pipa pembuangan yang bersungsi sebagai saluran pembuangan jika air dalam sumur resapan sudah penuh.

Beberapa Ketentuan Umum untuk Pembangunan Konstruksi Sumur Resapan
  1. Sumur resapan sebaiknya berada diatas elevasi/kawasan sumursumur gali biasa.
  2. Untuk menjaga pencemaran air di lapisan aquifer, kedalaman sumur resapan harus diatas kedalaman muka air tanah tidak tertekan (unconfined aquifer) yang ditandai oleh adanya mata air tanah.
  3. Pada daerah berkapur/karst perbukitan kapur dengan kedalaman/solum tanah yang dangkal, kedalaman air tanah pada umumnya sangatlah dalam sehingga pembuatan sumur resapan sangatlah tidak direkomendasikan. Demikian pula sebaliknya di lahan pertanian pasang surut yang berair tanah sangat dangkal.
  4. Untuk mendapatkan jumlah air yang memadai, sumur resapan harus memiliki tangkapan air hujan berupa suatu bentang lahan baik berupa lahan pertanian atau atap rumah. Sebelum air hujan yang berupa aliran permukaan masuk kedalam sumur melalui saluran air, sebaiknya dilakukan penyaringan air di bak kontrol terlebih dahulu.
  5. Bak kontrol terdiri-dari beberapa lapisan berturut-turut adalah lapisan gravel (kerikil), pasir kasar, pasir dan ijuk. Penyaringan ini dimaksudkan agar partikel-partikel debu hasil erosi dari daerah tangkapan air tidak terbawa masuk ke sumur sehingga tidak menyumbat pori-pori lapisan aquifer yang ada. Untuk menahan tenaga kinetis air yang masuk melalui pipa pemasukan, dasar sumur yang berada di lapisan kedap air dapat diisi dengan batu belah atau ijuk.
  6. Pada dinding sumur tepat di depan pipa pemasukan, dipasang pipa pengeluaran yang letaknya lebih rendah dari pada pipa pemasukan untuk antisipasi manakala terjadi overflow/luapan air di dalam sumur. Bila tidak dilengkapi dengan pipa pengeluaran, air yang masuk ke sumur harus dapat diatur misalnya dengan seka balok dll.
Lubang resapan biopori merupakan lubang silindris yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter 10-30 cm, dengan kedalaman sekitar 100 cm atau jangan melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang tersebut kemudian diisi oleh sampah organik agar terbentuk biopori dari aktivitas organisme tanah dan akar tanaman. Sampah organik perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang isinya sudah menyusut karena proses pelapukan. Karena berdiameter kecil, lubang ini mampu mengurangi beban resapan, sehingga, laju peresapan air dapat dipertahankan. Pembuatan lubang resapan biopori cukup sederhana, murah dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Alatnya tergolong sederhana berupa bor hasil modifikasi.
Membuat  biopori atau sumur resapan memang tidak serta merta mengatasi masalah krisis air tanah. Tetapi paling tidak, pembuatannya dapat lebih cepat mengalirkan air permukaan ke dalam tanah. Jadi, selain menambah pasokan air di dalam tanah, sumur ini juga bisa mengurangi banjir.


Langkah Pengerjaan :
  1. Tentukan lokasi sumur resapan, yang diinginkan. Jika tanah kering, basahi terlebih dahulu, agar proses pengeboran lebih mudah.
  2. Buat lubang silindris ke dalam tanah, dengan diameter 10cm. Ambil bor, posisikan bor tegak lurus permukaan tanah. Putar bor searah jarum jam, dan beri tekanan seperlunya.
  3. Bila seluruh mata bor sudah terisi tanah, tarik bor ke atas sambil terus memutarnya searah jarum jam. 
  4. Bersihkan mata bor, menggunakan kayu, bambu, atau pisau tumpul, dengan cara menekan sisi dalam mata bor. 
  5. Ulangi langkah 2-4, hingga lubang mencapai kedalaman 100cm. 
  6. Isi lubang dengan sampah organik dari daun-daun kering, pangkasan rumput, atau sampah dapur.
Kegunaan sumur resapan atau biopori
  1. Mencegah banjir banjir sendiri telah menjadi bencana yang merugikan bagi warga.  Keberadaan lubang biopori dapat menjadi jawaban dari masalah tersebut. Bayangkan bila setiap rumah, kantor atau tiap bangunan memiliki biopori berarti jumlah air yang segera masuk ke tanah tentu banyak pula dan dapat mencegah terjadinya banjir.
  2. Tempat pembuangan sampah organik Banyaknya sampah yang bertumpuk juga telah menjadi masalah tersendiri. Kita dapat pula membantu mengurangi masalah ini dengan memisahkan sampah rumah tangga kita menjadi sampah organik dan non organik. Untuk sampah organik dapat kita buang dalam lubang biopori yang kita buat. 
  3. Menyuburkan tanaman sampah organik yang kita buang di lubang biopori merupakan makanan untuk organisme yang ada dalam tanah. Organisme tersebut dapat membuat sampah menjadi kompos yang merupakan pupuk bagi tanaman di sekitarnya.
  4. Meningkatkan kualitas air tanah Organisme dalam tanah mampu membuat samapah menjadi mineral-mineral yang kemudian dapat larut dalam air. Hasilnya, air tanah menjadi berkualitas karena mengandung mineral. Konsep pembuatan sumur resapan memang tidak untuk memperbaiki "kualitas" air tanah. tetapi cenderung menambah cadangan atau "kuantitas " air tanah. Hal ini dimaksudkan supaya pada saat musim kering kita tidak kekurangan air. Apabila tidak dibuat sistem serapan, maka yg terjadi adalah pada saat musih hujan kita kebanjiran, dan pada saat musim kemarau kita kekeringan. Jadi sistem serapan ibarat sebuah tabungan yg menabung air saat melimpah, sehinga dapat kita ambil "tabungan" tsb di musim kemarau. Apabila sistim ini mampu berjalan dg baik maka dua masalah besar dapat diselesaikan, Bahkan system ini lebih baik dari sistem banjir kanal yg hanya mengirim semua air hujan/tawar ke laut, dan akhirnya pas musim kering kita benar2 kekurangan air.

Biopori atau lubang resapan, merupakan teknik baru dalam memperbaiki lingkungan yang ada di sekitar kita. Lubang resapan dibuat dengar bor, seperti hanya membuat sumur bor. Lubang resapan ini dapat membantu dalam meresapkan air (khususnya air hujan) ke dalam tanah dan meningkatkan kesuburan tanah (kritis).
Berbeda dengan sumur resapan, biopori mempunyai berbagai fungsi antara lain :
  1. Membantu meresapkan air hujan ke dalam tanah. Air hujan tidak harus dari talang atau saluran air yang masih bersih, akan tetapi air yang bercampur tanahpun dapat di masukkan.
  2. Penyubur tanah. Sampah dedaunan, dari pada dibakar, akan lebih bagus dimasukkan dalam lubang ini, sehingga sampah daun akan busuk dan dapat menyuburkan tanah. Lubang akan lebih baik lagi bila dibuat di sekitar pohon buah, pohon peneduh, akan membantu menyuburkan tanaman.
  3. Mengurangi penumpukan sampah. Sampah rumah tangga (organik) dapat dimasukkan ke dalam lubang ini, sehingga mengurangi penumpukan sampah rumah tangga.
  4. Terhindar berbagai jenis penyakit. Tumpukan sampah yang dibuang terbuka dan telah membusuk, akan mengundang berbagai penyakit dan penyebarnya seperti lalat. Bila sampah rumah tangga seperti sisa makan, sayuran atau dedaunan lain dimasukkan ke dalam lubang yang tertutup, akan mengurangi atau mencegah penyakit.
  5. Penghasil kompos. Sampah organik yang telah dimasukkan ke dalam lubang resapan ini, dapat diambil setelah 1-2 bulan, dapat dijadikan pupuk hijau (kompos). Kemudian kompos yang telah diambil, lubang dapat digunakan lagi untuk membuang sampah organik.
  6. Mengurangi genangan air. Biasanya di tanah lapang, seperti halaman rumah, lapangan bola atau fasilitas olehraga yang masih belum di semen, ada bebarapa tempat yang air sulit meresap. Biopori dapat dibuat di tempat tersebut dan membantu meresapkan air ke dalam tanah.

Setelah diteliti lebih jauh, ternyata ada lubang tak kasat mata pada bongkahan, yakni ratusan lubang biopori di dalam tanah. Lubang-lubang ini berfungsi menyerap air, menyaring air bersih, mengurai sampah organik, serta menjaga unsur hara pada tanah. Bongkahan tanah itu ia temukan di lokasi dengan banyak tumbuhan dan humus.

Bagaimana dengan tanah di kota yang sudah dipenuhi beton? Di tanah-tanah perkotaan, jelas tidak ada biopori seperti di hutan. Biopori harus dibuat untuk menjaga kemampuan tanah mengisap dan menyimpan air. Kamir mulai memperkenalkan pembuatan lubang resapan biopori, tapi gayung tak bersambut. Setelah banjir berlalu, orang lupa bahwa air bah bisa kembali datang. Pemerintah maupun pihak swasta tak berminat mengadopsi idenya karena dianggap terlalu sederhana.

Lubang biopori sebaiknya dibuat di bagian tanah yang tidak terendam air atau lebih tinggi dari saluran air. Jadi, selama musim kering, lubang tidak terendam air. Jika terendam, makhluk-makhluk seperti cacing, rayap, semut akan kekurangan oksigen. Selain itu, menandakan hilangnya kemampuan meresap air karena sudah jenuh.

Untuk mengetahui banyaknya lubang yang diperlukan, misalnya dalam areal 100 meter persegi, ada rumusnya. Menurut Kamir, rumus itu adalah hitungan tingkat curah hujan di daerah tersebut dibanding luas tanah. Tanah 100 meter persegi yang berada di daerah curah hujan 50 milimeter (curah hujan sedang) membutuhkan sekitar 20 lubang biopori. Hitungan itu mempertimbangkan kemampuan tanah dalam meresap air.

Supaya lubang resapan biopori berfungsi baik, sampah organik seperti daun dan sayuran busuk disimpan di sekitar mulut lubang. Sehingga, setelah dihancurkan oleh hewan pengurai, bahan organik akan jatuh ke dalam lubang dengan sendirinya. Lubang jangan diisi terlalu padat, karena akan mengurangi jumlah oksigen di dalamnya. Risikonya memang tidak enak: sampah akan mengeluarkan bau busuk. Adanya cacing di lubang biopori, akan membuat lubang-lubang kecil, sehingga akan menjadi resapan air. Teknologi sederhana tersebut untuk membantu konservasi lahan, yang dapat mencegah longsor dan banjir.

Kebutuhan Lubang Resapan Biopori

Lubang biopori merupakan teknologi tepat guna yang bermanfaat untuk mengurangi genangan air dan sampah organik. Khususnya di kawasan pemukiman, antara lain untuk mengurangi tingkat genangan air di pekarangan. Dan jika dibuat secara massal pada taman lingkungan, maka lubang ini juga dapat mengurangi genangan air di kawasan perumahan.

PUSTAKA :
1.    Pedoman Umum Pembuatan Sumur Resapan-2007
2.    Badan Lingkungan Hidup
3.    dll

MEKANISME SAMBARAN PETIR

MEKANISME SAMBARAN PETIR
Petir adalah suatu phenomena alam yang
merupakan hasil suatu proses elektro statis
yang terjadi di awan akibat adanya medan
listrik yang sangat besar pada daerah muatan
positip dan pada muatan negatip.
Dalam keadaan normal, udara mengandung
ion-ion positip dan negatip yang terdistribusi
secararandom.
Pada saat akan terjadi petir, ion-ion di udara
yang tadinya terdistribusi secara random dan
membentuk muatan yang netral akan
terpisah muatan negatip berada dilapisan
bawah dan muatan positip berada pada
lapisan atas. l)engan adanya muatan negatip
pada lapisan bawalu maka dipermukaan
bumi terinduksi muatan positip dan
membentuk medan listrik antara awan dan
permukaanbumi.
++++++++++
Bila medan listrik tersebut melebihi kekuatan
medan ternbus udara, maka akan terjadi
pelepasan muatan (Discharge) dan terjadilah
kilat (Petir).
o Medan listrik atmosphere besarnya 100
Y/AI dalam keadaan cunca normnl.
]ika terjadi sambaran petir, besarnya medan
listrik bisa mencapai 15 s/ d 20 KV/M.
Dari hasil pengamatan sambaran, petir terdiri
dari beberapa sanmabaran dengan tahapan
sebagaibeikut:
1,. PILOT STREAMER, yaitu sambaran yang
menentukan arah perambatan muatan
dari awan keudara yang ionisasinya
rendah. Kecepatan dari sambaran kurang
lebih 50.00 km/dtk. Pilot Streamer
akan bertemu dengan muatan positip dari
bumi, dimana titik pertemuan ini disebut
sebagai : POINT OF STRIKE.
2. Sambaran kedua terjadi pada titik yang
sama dengan mengikuti arah sambaran
pertAma (Pilot Streamer). Proses dari
sambaran petir ini berlangsung terus
menerus hingga mencapai belasan meter
bahkanbeberapa meter dari atas tanah.
3. Pertemuan sambaran yang lebih besar
dapat terjadi karena adanya aliran muatan
positip dari bumi ke awan. Sambaran ini
disebut Sambaran Kembali (Return
Stroke). Biasanya terdiri dari beberapa
sambaran.
Arus kilat pada setiap sambaran bisa mencapai
maksimum 200.000 Aphere. Arus kilat ini
merupakan arus impuls, dimana arus
puncaknya dicapai dalam beberapa mikro
detik.
EFEKSAMBARANPETIR
Sebuah sambaran petir menghasilkan energi
yang sangat besar, bisa mencapai 300 juta KW
dengan besar tegangan listrik 125 juta KV dari
rata-rataa rusp etir diatas2 0.000A .
r"r,gur,ril\ yang ditimbulkan oleh petir :
- Efek induksi, menyebabkan tidak
berf ungsinya peralatan maupun
terjadinya kesalahan data.
- Efek panas/ menyebabkan terjadinya
kobaran.
- Efek akustrik, menimbulkan gangguan
pada gelombangradio.
- Efek pada manusia atau hewan akan
menyebabkan kerusakan bahkan
kematian yang disebabkan besarnya arus
petir.
ffiryfsffi

SUMBER DAYA ALAM DAN MANFAATNYA

JENIS SUMBER DAYA ALAM DAN MANFAATNYA
Pengertian Sumber Daya Alam 
Sumber daya alam adalah semua yang terdapat di alam (kekayaan alam) yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencukupi segala kebutuhan hidupnya. Sumber daya alam terbagi dua yaitu sumber daya alam hayati dan sumber daya alam non hayati. Sumber daya alam hayati disebut juga sumber daya alam biotik yaitu semua yang terdapat di alam (kekayaan alam) berupa makhluk hidup. Sedangkan sumber daya alam non hayati atau sumber daya alam abiotik adalah semua kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia berupa benda mati.

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya alamnya, baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati. Kekayaan alam Indonesia terdapat di permukaan bumi, di dalam perut bumi, di laut dan di udara. Berdasarkan ketersediaanya sumber daya alam terbagi dalam dua kelompok besar yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

1. Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui
Sumber daya alam yang dapat diperbarui yaitu semua kekayaan alam yang mudah diadakan kembali jika habis. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah hewan, tumbuhan, air, udara, dan zat hara. Pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah sebagai berikut :

a. Bahan pangan
Bahan pangan adalah bahan makanan yang berguna untuk mencukupi akan kebutuhan makanan bagi manusia. Beberapa contoh sumber daya alam yang dipergunakan untuk bahan pangan antara lain :
1). Kedelai untuk membuat kecap, tahu dan tempe.
2). Gandum untuk membuat terigu.
3). Ayam dan bebek untuk diambil telur dan dagingnya.
4). Sapi dan kambing untuk diambil susu dan dagingnya.

b. Bahan sandang
Bahan sandang adalah bahan pakaian. Beberapa sumber daya alam yang dijadikan untuk bahan sandang antara lain :
1). Serat kapas untuk membuat kain katun.
2). Serat kepompong ulat sutra untuk membuat kain sutra.
3). Serat rambut domba untuk membuat kain wol.

c. Peralatan rumah tangga
Contoh sumber daya alam yang digunakan untuk peralatan rumah tangga antara lain :
1). Kayu jati dan rotan untuk membuat  tempat tidur, lemari, meja dan kursi.
2). Kayu sengon untuk membuat centong, dan perabot rumah tangga lainnya.

d. Obat tradisional dan produk perawatan tubuh
1). Mengkudu untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
2). Lidah buaya untuk membuat sampo.
3). Rumput laut untuk bahan kosmetik dan sebagainya.

e. Bahan bangunan
1) Tanah liat untuk membuat batu bata dan genting.
2). Pasir untuk bangunan rumah dan batako.

f. Peralatan olah raga
1). Bulu angsa untuk membuat sutlecook.
2). Rotan untuk membuat Holahop dan bola sepak takraw

2. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah semua kekataan alam yang jika sudah habis sulit diadakan kembali. Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah minyak bumi, gas alam, batu bara, barang tambang mineral dan barang tambang non mineral.
Beberapa contoh pemanfaatan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah :

a. Minyak bumi, gas alam dan batu bara untuk bahan bakar


b. Barang  tambang logam
Barang tambanng logam dimanfaatkan untuk :
1). Emas dan perak untuk perhiasan.
2). Alumunium untuk peralata dapur, pembungkus makanan, dan badan pesawat terbang.
3). Besi untuk tiang bangunan, pagar rumah dan lain-lain.
4). Tembaga untuk bahan kawat dan kabel.
5). Nikel untuk membuat bahan campuran logam.
6). Perunggu untuk membuat patung.

c. Barang tambang non logam
Barang tambang non logam dimanfaatkan untuk :
1). Gipsum untuk bahan cat tembok.
2). Intan untuk perhiasan.
3). Belerang untuk bahan obat-obatan.
4). Grafit dan karbon untuk membuat pencil.
5). Asbes untuk atap rumah.
6). Aspal untuk pengeras jalan.
 

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN BONDEK

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN BONDEK

Keuntungan menggunakan bondek adalah:

1. PRAKTIS DAN EKONOMIS karena cepat dan mudah pemasangannya, karena dibuat dalam bentuk lembaran- lembaran yang panjang.

2. Dapat menghemat beton atau cor sekitar 15% - 25% jika dibandingkan dengan pengerjaan konvensional.

3. Tidak diperlukan papan sebagai bekinglisting dan balok kayu sebagai penyangga.

4. Ringkas dan mudah dalam pengangkutan ataupun pemindahanya dilapangan.

5. Multi fungsi karena dapat berfungsi sebagai pengganti positif satu arah dan sebagai plafon.

6. Daya tahan lentur tinggi karena tulangan memanjang pada daerah dasar dua lajur, sehingga lebih kaku.

7. bahan baku dengan grade G-550 sehingga ketahanan terhadap lenturan tinggi.

8. dibuat galvanis sehingga tidak mudah berkarat atau keropos.


Analisa Harga Satuan mengacu pada SNI (Standard Nasional Indonesia)


     Pengertian Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah Nilai Standard (analisa harga satuan) yang berlaku secara Nasional di Indonesia, dan merupakan satu-satunya nilai standard yang resmi untuk negara Indonesia. Perhitungan Harga Satuan (analisa harga satuan) ini dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh BSN.

     Agar Analisa Harga Satuan ini dapat diterima luas oleh para stakeholder, maka Analisa Harga Satuan SNI ini dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of Good Practice, yaitu:
1.  Openess (keterbukaan): Terbuka bagi agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat berpartisipasi dalam pengembangan SNI;
2.  Transparency (transparansi): Transparan agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat mengikuti perkembangan SNI mulai dari tahap pemrograman dan perumusan sampai ke tahap penetapannya . Dan dapat dengan mudah memperoleh semua informsi yang berkaitan dengan pengembangan SNI;
3.  Consensus and impartiality (konsensus dan tidak memihak): Tidak memihak dan konsensus agar semua stakeholder dapat menyalurkan kepentingannya dan diperlakukan secara adil;
4.  Effectiveness and relevance: Efektif dan relevan agar dapat memfasilitasi perdagangan karena memperhatikan kebutuhan pasar dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
5.  Coherence: Koheren dengan pengembangan standar internasional agar perkembangan pasar negara kita tidak terisolasi dari perkembangan pasar global dan memperlancar perdagangan internasional; dan
6.  Development dimension (berdimensi pembangunan): Berdimensi pembangunan agar memperhatikan kepentingan publik dan kepentingan nasional dalam meningkatkan daya saing perekonomian nasional.
(sumber: Strategi BSN 2006-2009)

Perbedaan Marmer dan Granit

Perbedaan marmer dan granit


Marmer dan granit adalah jenis batu yang digunakan untuk lantai dan dapur countertops. Bumi telah  memproduksi hasil yang menakjubkan dan elegan. Sementara kedua umumnya di aplikasikan untuk tujuan yang sama, ada perbedaan antara marmer dan granit. Perbedaannya terletak pada pembentukan mereka ribuan tahun yang lalu di bawah permukaan kerak bumi. Telah terlihat berbeda dan memiliki sifat struktural yang jauh berbeda membuat mereka cocok untuk digunakan dalam lingkungan yang berbeda. Artikel ini bermaksud untuk menyoroti perbedaan antara kedua sehingga siapa pun yang membutuhkan salah satu dari dua membuat pilihan yang lebih baik dan informasi.

Granit

Granit adalah batuan beku yang menyiratkan bahwa ia terbentuk dari magma cair yang didinginkan perlahan-lahan selama periode waktu. Ini terdiri dari berbagai mineral seperti kuarsa, feldspar mika dan dll Selain menurunkan suhu, magma juga tahan ribuan tahun tekanan berat yang menghasilkan bahan yang sangat keras, tahan gores dan sangat tahan lama. Batu ini disebut batu granit. Ada variasi dalam persentase mineral yang terkandung dalam berbagai jenis granit memberikan berbagai warna. Ini adalah mengapa granit ditemukan dalam warna hitam tapi juga tersedia dalam jenis berbutir dengan adanya garis-garis warna lainnya.

Marmer

Kondisi panas dan tekanan juga bekerja dalam kasus marmer, yang merupakan batuan metamorf terbentuk ribuan tahun yang lalu. Alih-alih magma cair cair, itu adalah kapur yang memberikan cara untuk marmer. Karena tekanan ekstrim dan berlalunya waktu, struktur batu kapur mengalami perubahan dan transformasi yang terjadi adalah proses yang disebut rekristalisasi. Kapur morphs menjadi sebuah batu yang kita sebut marmer. Marmer mendapatkan warna karena berbagai kotoran akan ditambahkan selama pembentukan marmer. Salah satu fitur unik dari marmer, sejauh penampilan fisiknya yang bersangkutan adalah adanya vena.

Perbedaan antara Marmer dan Granit

Sekarang bahwa Anda tahu perbedaan mendasar antara dua batu, mari kita melihat perbedaan mereka yang lain.
Baik marmer dan granit digunakan untuk membuat lantai dan meja di dapur dan mereka memang terlihat menakjubkan untuk sedikitnya, granit lebih tahan lama dari dua dan juga gores dan tahan noda, sementara marmer kehilangan kemilau dalam lingkungan di mana pembersih lantai yang digunakan mengandung bahan kimia. Banyak makanan dan minuman meninggalkan noda pada lantai yang terlihat buruk jika itu terbuat dari marmer. Tapi granit, yang awal dan tahan noda tetap seperti baru untuk waktu yang lama. Ini berarti bahwa makanan dan minuman tumpahan harus segera dibersihkan jika Anda memiliki lantai marmer. Hal ini dimungkinkan untuk menutup lantai granit sehingga tahan air. Karena fitur ini, granit lebih mahal dari dua.
Namun, marmer terlihat sama menarik dan pada kenyataannya terlihat lebih bergaya bila digunakan di kamar mandi dimana pola urat yang membuat untuk desain indah. Tindakan pencegahan hanya untuk diambil dalam kasus marmer adalah untuk mencegah noda dari bahan asam

mpanel, MPANEL serangkaian panel-panel EPS (Expanded Polystryene)


Komponen & Bahan MPANEL
Komponen & Bahan MPANEL
Sistem konstruksi MPANEL adalah berdasarkan serangkaian panel-panel EPS (Expanded Polystryene) dan jaring kawat baja yang di galvanized (agar tidak berkarat). Bentuknya telah didesain khusus untuk digunakan dengan plaster tradisional atau struktural (spritz beton) yang dilakukan setalah pemasangan panel di lokasi proyek.
MPANEL menyediakan sistem panel-panel modular siap pakai untuk pemasangan yang lebih cepat dibandingkan dengan sistem konvensional. Sistem MPANEL memenuhi fungsi struktural dan fungsi daya tahan beban, menawarkan daya tahan yang tinggi terhadap suhu dan kebisingan serta menyediakan beragam jenis bentuk dan model untuk memberikan fleksibilitas dalam penentuan desain.

Komponen dasar MPANEL :
  1. Polyfoam di bagian tengah. Bahan tersebut tidak beracun, tidak berbahaya, tidak mudah terbakar, dan tidak memiliki bahan kimia aktif. Bahan tersebut dapat didesain dengan kepadatan dan ketebalan yang berbeda tergantung daripada jenis panel yang akan digunakan. Density bervariasi mulai dari 15-35 kgf/m3, dengan ketebalan 40-320mm.
  2. Jaring/net kawat baja yang telah di welding, terbuat dari kawat baja yang telah di galvanis yang diletakkan di kedua sisi panel polyfoam dan saling terhubung satu dengan yang lain nya. Diameter kawat yang digunakan bervariasi mulai dari 2,5 – 5mm, dengan kekuatan tarik >600MPa.

Konsultan / Pengawas Kontraktor

Konsultan pengawas adalah pihak yang ditunjuk oleh pemilik proyek ( owner ) untuk melaksanakan pekerjaan pengawasan. Konsultan pengawas dapat berupa badan usaha atau perorangan. perlu sumber daya manusia yang ahli dibidangnya masing-masing seperti teknik sipil, arsitektur, mekanikal elektrikal, listrik dan lain-lain sehingga sebuah bangunan dapat dibangun dengan baik dalam waktu cepat dan efisien.

Konsultan pengawas dalam suatu proyek mempunyai tugas sebagai berikut:
  1. Menyelenggarakan administrasi umum mengenai pelaksanaan kontrak kerja.
  2. Melaksanakan pengawasan secara rutin dalam perjalanan pelaksanaan proyek.
  3. Menerbitkan laporan prestasi pekerjaan proyek untuk dapat dilihat oleh pemilik proyek.
  4. Konsultan pengawas memberikan saran atau pertimbangan kepada pemilik proyek maupun kontraktor dalam proyek pelaksanaan pekerjaan.
  5. Mengoreksi dan menyetujui gambar shop drawing yang diajukan kontraktor sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan proyek.
  6. Memilih dan memberikan persetujuan mengenai tipe dan merek yang diusulkan oleh kontraktor agar sesuai dengan harapan pemilik proyek namun tetap berpedoman dengan kontrak kerja konstruksi yang sudah dibuat sebelumnya.
Konsultan pengawas juga memiliki wewenang sebagai berikut:
  1. Memperingatkan atau menegur pihak peleksana pekerjaan jika terjadi penyimpangan terhadap kontrak kerja.
  2. Menghentikan pelaksanaan pekerjaan jika pelaksana proyek tidak tidak memperhatikan peringatan yang diberikan.
  3. Memberikan tanggapan atas usul pihak pelaksana proyek.
  4. Konsultan pengawas berhak memeriksa gambar shopdrawing pelaksana proyek.
  5. Melakukan perubahan dengan menerbitkan berita acara perubahan ( site Instruction)
  6. Mengoreksi pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor agar sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati sebelumnya.

Konsultan pengawas biasa diadakan pada proyek bangunan dengan skala besar seperti gedung bertingkat tinggi, bagian ini bisa merangkap dalam hal management konstruksi atau MK namun perbedaanya adalah MK mengelola jalanya proyek dari mulai perencanaan,pelaksanaan sampai berakhirnya proyek sedangkan konsultan pengawas hanya bertugas mengawasi jalanya pelaksanaan proyek saja. dalam kondisi nyata dilapangan diperlukan kerjasama yang baik antara konsultan pengawas dengan kontraktor agar bisa saling melengkapi dalam pelaksanaan pembangunan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan misalnya kontraktor dibatasi oleh waktu dalam melaksanakan pekerjaan jadi akan sangat terpengaruh dari proses aproval material atau shop drawing dari konsultan pengawas



sumber 



Perbedaan Developer dan kontraktor

Developer dan kontraktor
Developer dan kontraktor sebenarnya dalam satu komunitas,tapi lain bidang sub pekerjaan,Developer lebih banyak bermain di bidang property,bidang usahanya adalah dalam bentuk membuat suatu kawasan perumahan,sedangkan kontraktor lebih banyak bermain di bidang konstruksi,kontruksi bisa saja di bidang perumahan,jalan ataupun jembatan.

Berikut perbedaan masing-masing antara Developer kontraktor


Developer
1.Developer khusus di bidang property,contohnya,membuat ataupun merencanakan suatu kawasan,baik kawasan perumahan sederhana sampai pada kawasan perumahan mewah,yang banyak kita jumpai di kota-kota besar.
2.Developer juga lebih banyak bermain di bidang marketing,khususnya marketing property.
3.Developer bisa dikatakan tingkat ketergantungan pada pihak ketiga hampir bisa dikatakan tidak ada.Contoh developer tidak tergantung kepada si owner,karena yang jadi owner adalah developer itu sendiri.
4.Modal awal developer lebih kepada lokasi atau tanah yang akan dijadikan prodak property.
5.Sedangkan modal uang atau dalam bentuk Financial,tidak terlalu besar,karena biasanya developer di biayai oleh Bank,Bank yang sanggup menggelontorkan KPR,buat membeli rumah.

Kontraktor
1.Badan usaha ini,lebih banyak bermain di bidang konstruksi,contohnya,kontruksi perumahan,kontruksi jalan dan jembatan,irigasi dan pengairan.
2.Kontraktor tingkat ketergantungannya pada pihak ketiga sangat besar sekali,karena biasanya kontarktor untuk mendapatkan suatu pekerjaan ataupun proyek di butuhkan loby-loby yang sangat tinggi sekali
3.Kontraktor membutuhkan dana awal yang besar untuk memulai suatu pekerjaan,karena biasanya Ownwr akan bayar kontraktor sesuai dengan progres kerja.
4.Kontraktor lebih banyak bermain dilapangan,artinya pekerjaan kontraktor ituh berhubungan langsung dengan masyarakat setempat dimana lokasi proyek berada,biasanya masalah akan timbul dilapangan,karena banyaknya uang siluman yang tidak jelas.
5.Banyaknya pungutan-pungutan liar dari masyarakat setempat,ataupun LSM di sekitar lokasi.

Nah sekarang bagi teman-teman yang ingin buka usaha di bidang Developer maupun kontraktor,silahkan dipelajari dahulu tingkat kerumitan masing-masingnya,karena masing-masing badan usaha ini mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Tiang Pancang, Pondasi Tiang Pancang


pondasi tiang pancang

Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang adalah suatu konstruksi pondasi yang mampu menahan gaya orthogonal ke sumbu tiang dengan jalan menyerap lenturan. Pondasi tiang pancang dibuat menjadi satu kesatuan yang monolit dengan menyatukan pangkal tiang pancang yang terdapat di bawah konstruksi dengan tumpuan pondasi.

Pelaksanaan pekerjaan pemancangan menggunakan diesel hammer. Sistem kerja diesel Hammer adalah dengan pemukulan sehingga dapat menimbulkan suara keras dan getaran pada daerah sekitar. Itulah sebabnya cara pemancangan pondasi ini menjadi permasalahan tersendiri pada lingkungan sekitar.

Permasalahan lain adalah cara membawa diesel hammer kelokasi pemancangan harus menggunakan truk tronton yang memiliki crane. Crane berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan. Namun saat ini sudah ada alat pancang yang menggunakan system hidraulik hammer dengan berat 3 – 7 ton.

Pekerjaan pemukulan tiang pancang dihentikan dan dianggap telah mencapai tanah keras jika pada 10 kali pukulan terakhir, tiang pancang masuk ke tanah tidak lebih dari 2 cm.

Berikut ini cara sederhana untuk menghitung kebutuhan pondasi tiang pancang dan penampang tiang pancang yang akan digunakan :

Misalnya didapat brosure produk tiang pancang segitiga ukuran 25/25. Jika daya dukung setiap tiangnya mencapai 2 ton maka berapakah jumlah tiang dalam setiap kolomnya?

Adapun tahap perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Denah bangunan dibagi-bagi di antara kolom-kolom untuk mengetahui berat yang harus dipikul setiap  pondasi. Dapat juga semua luas denah bangunan dijumlahkan kemudian dibagi ke dalam beberapa titik pondasi dalam setiap kolomnya. Cara kedua ini memiliki kelemahan karena beban di pinggir kolom tentu saja berbeda dengan beban di tengah.
  • Selanjutnya total volume beton dikalikan dengan berat jenis beton, volume lantai dikalikan berat jenis lantai, demikian seterusnya untuk tembok, kayu, genteng, dan sebagainya. Hasilnya dijumlahkan sehingga diperoleh berat = X ton.
  • Selain itu juga dihitung jumlah beban hidup untuk jenis bangunan tersebut. Misalnya beban rumah tinggal 200 Kg/m2. Sehingga diperoleh 200 kg dikalikan dengan seluruh luas lantai, misalnya Y ton.
  • Jumlah semua beban tersebut yaitu : X ton +  Y ton. Misalnya, hasil penjumlahannya 48 ton. Dengan demikian kebutuhan tiang pancang adalah 48 ton : 25 ton atau sekitar dua buah tiang pancang pada satu titik kolom. Jadi jumlah tiang pancang untuk bangunan tersebut adalah hasil perkalian antara jumlah kolom dengan dua titik pancang.
  • Hasil tersebut hanya untuk sebuah tiang pancang yang ukurannya 6 meter setiap batangnya. Bila kedalaman tanah keras adalah 9 meter, maka diperlukan dua buah tiang pancang per titiknya.
  • Hitungan sederhana tersebut mengabaikan daya dukung tanah hasil laboratorium dan daya lekat tanah si sepanjang  tiang pancang. Bila hal tersebut dihitung, jumlah tiang pancang tentu akan berkurang. Bahkan cara perhitungannya tidak sesederhana hitungan di atas.

1. Ukuran Tiang Pancang

Berbagai ukuran tiang pancang yang ada pada intinya dapat dibagi dua, yaitu :  
MINIPILE dan MAXIPILE.

a. Minipile (Ukuran Kecil)

Tiang pancang berukuran kecil ini digunakan untuk bangunan-bangunan bertingkat rendah dan tanah relative baik. Ukuran dan kekuatan yang ditawarkan adalah:
  • Berbentuk penampang segitiga dengan ukuran 28 dan 32.
  • Berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 20x20 dan 25x25.
- Tiang pancang berbentuk penampang segitiga berukuran 28 mampu menopang beban 25 – 30 ton
- Tiang pancang berbentuk penampang segitiga berukuran 32 mampu menopang beban 35 – 40 ton.
- Tiang pancang berbentuk bujur sangkar berukuran 20x20 mampu menopang tekanan  30 – 35 ton
- Tiang pancang berbentuk bujur sangkar berukuran 25 x 25 mampu menopang tekanan 40 – 50 ton.

b. Maxipile (Ukuran Besar)

Tiang pancang ini berbentuk bulat (spun pile) atau kotak (square pile). Tiang pancang ini digunkan untuk menopang beban yang besar pada bangunan bertingkat tinggi. Bahkan untuk ukuran 50x50 dapat menopang beban sampai 500 ton.

2. Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan :
-    Karena dibuat dengan system pabrikasi, maka mutu beton terjamin.
-    Bisa mencapai daya dukung tanah yang paling keras.
-    Daya dukung tidak hanya dari ujung tiang, tetapi juga lekatan pada sekeliling tiang.
-    Pada penggunaan tiang kelompok atau grup (satu beban tiang ditahan oleh dua atau lebih tiang), daya dukungnya sangat kuat.
-    Harga relative murah bila dibanding pondasi sumuran.
Kekurangan :
-    Untuk daerah proyek yang masuk gang kecil, sulit dikerjakan karena factor angkutan.
-    Sistem ini baru ada di daerah kota dan sekitarnya.
-    Untuk daerah dan penggunaan volumenya sedikit, harganya jauh lebih mahal.
-    Proses pemancangan menimbulkan getaran dan kebisingan.

3. Keuntungan dan Kerugian menurut teknik pemasangan

a. Pondasi tiang pancang pabrikan.

Keuntungan:
  • Karena tiang dibuat di pabrik dan pemeriksaan kwalitas sangat ketat, hasilnya lebih dapat diandalkan.
  • Pelaksanaan pemancangan relative cepat, terutama untuk tiang baja. Walaupun lapisan antara cukup keras, lapisan tersebut masih dapat ditembus sehingga pemancangan ke lapisan tanah keras masih dapat dilakukan.
  • Persediaannya culup banyak di pabrik sehingga mudah diperoleh, kecuali jika diperlukan tiang dengan ukuran khusus.
  • Untuk pekerjaan pemancangan yang kecil, biayanya tetap rendah.
  • Daya dukungnya dapat diperkirakan berdasar rumus tiang pancang sehingga pekerjaankonstruksinya mudah diawasi.
  • Cara pemukulan sangat cocok untuk mempertahankan daya dukung beban vertical.
Kerugian :
  • Karena pekerjaan pemasangannya menimbulkan getaran dan kegaduhan maka pada daerah yang berpenduduk padat akan menimbulkan masalah di sekitarnya.
  • Untuk tiang yang panjang, diperlukan persiapan penyambungan dengan menggunakan pengelasan (untuk tiang pancang beton yang bagian atas atau bawahnya berkepala baja). Bila pekerjaan penyambungan tidak baik, akibatnya sangat merugikan.
  • Bila pekerjaan pemancangan tidak dilaksanakan dengan baik, kepala tiang cepat hancur. Sebaiknya pada saat dipukul dengan palu besi, kepala tiang dilapisi denga kayu.
  • Bila pemancangan tidak dapat dihentikan pada kedalaman yang telah ditentukan, diperlukan perbaikan khusus.
  • Karena tempat penampungan di lapangan dalam banyak hal mutlak diperlukan maka harus disediakan  tempat yang cukup luas.
  • Tiang-tiang beton berdiameter besar sangat berat, sehingga sulit diangkut atau dipasang. Karena itu diperlukan mesinpemancang yang besar.
  • Untuk tiang-tiang pipa baja, diperlukan tiang yang tahan korosi.

b. Pondasi Tiang yang Dicor di Tempat

Keuntungan:
  • Karena pada saat melaksanakan pekerjaan hanya terjadi getaran dan keriuhan yang sangat kecil maka pondasi ini cocok untuk pekerjaan pada daerah yang padat penduduknya.
  • Karena tanpa sambungan, dapat dibuat tiang yang lurus dengan diameter besar dan lebih panjang.
  • Diameter tiang ini biasanya lebih besar daripada tiang pracetak atau pabrikan.
  • Daya dukung sstiap tiang lebih besar sehingga beton tumpuan (Pile cap) dapat dibuat lebih kecil.
  • Selain cara pemboran di dalam arah berlawanan dengan putaran jam, tanah galian dapat diamati secara langsung dan sifat-sifat tanah pada lapisan antara atau pada tanah pendukung pondasi dapat langsung diketahui.
  • Pengaruh jelek terhadap bangunan di dekatnya cukup kecil.
Kerugian :
  • Dalam banyak hal, beton dari tubuh tiang diletakkan di bawah air dn kualitas tiang yang sudah selesai lebih rendah dari tiang-tiang pracetak atau pabrikan. Disamping itu, pemeriksaan kualitas hanya dapat dilakukan secara tidak langsung.
  • Ketika beton dituangkan, dikawatirkan adukan beton akan bercampur dengan reruntuhan tanah. Oleh karena itu, beton harus segera dituangkan dengan seksama setelah penggalian tanah dilakukan.
  • Walaupun penetrasi sampai ke tanah pendukung pondasi dianggap telah terpenuhi, terkadang tiang pendukung kurang sempurna karena ada lumpur yang tertimbun di dasar.
  • Karena diameter tiang cukup besar dan memerlukan banyak beton, maka untuk pekerjaan yang kecil dapat mengakibatkan biaya tinggi.
  • Karena pada cara pemasangan tiang yang diputar berlawanan arah jarum jam menggunakan air maka lapangan akan menjadi kotor. Untuk setiap cara perlu dipikirkan cara menangani tanah yang telah dibor atau digali.
sumber : http://belajarsipil.blogspot.com/2012/06/pondasi-tiang-pancang.html

BIOPORI adalah, Penjelasan Tentang Biopori

Pengertian Biopori



Biopori adalah lubang-lubang kecil atau pori-pori  di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai akitifitas organisme di dalamnya, seperti cacing, , perakaran tanaman, rayap dan fauna tanah laiinya. Pori-pori yang ada dapat menigkatkan kemampuan tanah menahan air dengan cara menyirkulasikan air dan oksigen ke dalam tanah.  Jadi, semakin banyak biopori di dalam tanah, semakin sehat tanah tersebut. Gambar di samping menunjukkan gambar biopori dilihat dari mikroskop.
Di daerah yang masih alami, mekanisme pembentukan biopori terjadi dengan sendirinya.  Dengan adanya perubahan struktur di atas dan di dalam tanah akibat pembangunan/ pengolahan tanah yang dilakukan manusia seperti pertanian, deforestasi dan perumahan, mekanisme alamiah pembentukan biopori menjadi tidak berjalan.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Kamir R. Brata, seorang peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB), mengembangkan sebuah cara untuk mendorong terbentuknya biopori melalui Lubang Resapan Biopori (LRB).

 
KEUNGGULAN DAN MANFAAT BIOPORI



Lubang resapan biopori adalah teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk mengatasi banjir dengan cara (1) meningkatkan daya resapan air, (2) mengubah sampah organik menjadi kompos dan mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan), dan (3) memanfaatkan peran aktivitas fauna tanah dan akar tanaman, dan mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh genangan air seperti penyakit demam berdarah dan malaria.

a. Meningkatkan daya resapan air 
Kehadiran lubang resapan biopori secara langsung akan menambah bidang resapan air, setidaknya sebesar luas kolom/dinding lubang. Sebagai contoh bila lubang dibuat dengan diameter 10 cm dan dalam 100 cm maka luas bidang resapan akan bertambah sebanyak 3140 cm 2 atau hampir 1/3 m 2. Dengan kata lain suatu permukaan tanah berbentuk lingkaran dengan diamater 10 cm, yang semula mempunyai bidang resapan 78.5 cm 2 setelah dibuat lubang resapan biopori dengan kedalaman 100 cm, luas bidang resapannya menjadi 3218 cm 2.


Lubang dibuat di tanah kemudian diisi dengan sampah organik atau sampah yang biodegradable. Sampah yang ada di dalam lubang akan menjadi makanan organisme-organisme tanah. Hal ini akan meningkatkan aktivitas organisme-organisme tanah di sekitar lubang resapan biopori sehingga menambah jumlah bipori di sekitarnya. Dengan mengubah struktur tanah menjadi lebih berpori, kemampuan tanah meresap air menjadi menigkat dan mencegah terjadinya banjir & kekeringan.
Dengan demikian kombinasi antara luas bidang resapan dengan kehadiran biopori secara bersama-sama akan meningkatkan kemampuan dalam meresapkan air. 

b. Mengubah sampah organik menjadi kompos 
Lubang resapan biopori “diaktifkan” dengan memberikan sampah organik kedalamnya. Sampah ini akan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannya melalui proses dekomposisi. Sampah yang telah didekompoisi ini dikenal sebagai kompos.. Dengan melalui proses seperti itu maka lubang resapan biopori selain berfungsi sebagai bidang peresap air juga sekaligus berfungsi sebagai “pabrik” pembuat kompos. Kompos dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik pada berbagai jenis tanaman, seperti tanaman hias, sayuran, dan jenis tanaman lainnya. Bagi mereka yang senang dengan budidaya tanaman/sayuran organik maka kompos dari LRB adalah alternatif yang dapat digunakan sebagai pupuk sayurannya.
BIla lubang yang dibuat berdiameter 10 cm dengen kedalaman 100 cm, maka setiap lubang dapat menampung 7.8 liter sampah organik. Jumlah tersebut stara dengan rata-rata jumlah sampah organik selama 2-3 hari dari satu rumah. Dalam selang waktu 56 – 84 hari, sampah di dalam lubang biopori  sudah terdekomposisi menjadi kompos  sehingga volumenya telah menyusut. Dengan demikian lubang-lubang ini sudah dapat diisi kembali dengan sampah organik baru dan begitu seterusnya.
Pengolahan sampah organik dengan pembuatan kompos mengurangi terbentuknya gas metan yang merupakan salah satu gas rumah kaca. Gas metan terbentuk saat sampah organik dibuang secara ditimbun/landfill. Jadi secara tidak langsung pembuatan lubang biopori dapat mengurangi efek rumah kaca. 

c. Memanfaatkan fauna tanah dan atau akar tanaman 
Seperti disebutkan di atas, lubang resapan biopori diaktikan oleh organisme tanah, khususnya fauna tanah dan perakaran tanaman. Aktivitas merekalah yang selanjutnya akan menciptakan rongga-rongga atau liang-liang di dalam tanah yang akan dijadikan “saluran” air untuk meresap ke dalam tubuh tanah. Dengan memanfaatkan aktivitas mereka maka rongga-rongga atau liang-liang tersebut akan senantiasa terpelihara dan terjaga keberadaannya sehingga kemampuan peresapannya akan tetap terjaga tanpa campur tangan langsung dari manusia untuk pemeliharaannya. Hal ini tentunya akan sangat menghemat tenaga dan biaya. Kewajiban faktor manusia dalam hal ini adalah memberikan pakan kepada mereka berupa sampah organik pada periode tertentu. Sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang akan menjadi humus dan tubuh biota dalam tanah, tidak cepat diemisikan ke atmosfir sebagai gas rumah kaca; berarti mengurangi pemanasan global dan memelihara biodiversitas dalam tanah.

PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) 
Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10 – 30 cm dan kedalaman sekitar 100 cm, atau dalam kasus tanah dengan permukaan air tanah dangkal, tidak sampai melebihi kedalaman muka air tanah.
Lokasi pembuatan lubang resapan biopori antara lain:
  1. Di dasar saluaran pembuangan/selokan air hujan


    Pembuatan biopori pada selokan pengalir air hujan mengurangi volume air yang dialirkan sehingga mencegah air meluap ke luar selokan.
  2. Di sekeliling batang pohon Lubang resapan biopori yang dibuat di sekeliling pohon dapat menjadi sumber air untuk pohon tersebut. Bulu-bulu akar dari pohon akan tumbuh ke arah LRB
  3.  Di batas taman

Langkah-langkah pembuatan LRB yaitu:

  1. Membuat lubang silindris ke dalam tanah dengan diameter10 cm, kedalaman 100 cm atau tidak melampauikedalaman air tanah. Jarak pembuatan lubang resapanbiopori antara 50 – 100 cm


    Pembuatan lubang dapat dibuat dengan memakai alat bantu yang disebut bor biopori
  2.  Memperkuat mulut atau pangkal lubang dengan menggunakan:

    1) paralon dengan diameter 10 cm, panjang minimal 10cm; atau
    2) adukan semen selebar 2 – 3 cm, setebal 2 cm disekeliling mulut lubang.

  3. Mengisi lubang LRB dengan sampah organik yang berasaldari dedaunan, pangkasan rumput dari halaman atau sampah dapur; dan
  4. Menutup lubang resapan biopori dengan saringan kawat/lainnya.
Setelah LRB dibuat, secara berkala lubang harus dirawat dan dipelihara dengan cara:
  1. Mengisi sampah organik kedalam lubang resapan biopori;
  2. Memasukkan sampah organik secara berkala pada saat terjadi penurunan volume sampah organik pada lubang resapan biopori; dan/atau
  3. mengambil sampah organik yang ada dalam lubang resapan biopori setelah menjadi kompos diperkirakan 2 – 3 bulan telah terjadi proses pelapukan
Jumlah lubang yang perlu dibuat dapat dihitung dengan menggunakan persamaan:
Jumlah LRB = intensitas hujan(mm/jam) x luas bidang kedap (m2) / Laju Peresapan Air per Lubang (liter/jam)
Sebagai contoh, untuk daerah dengan intensitas hujan 50 mm/jam (hujan lebat), dengan laju peresapan air perlubang 3 liter/menit (180 liter/jam) pada 100 m2 bidang kedap perlu dibuat sebanyak (50 x 100) / 180 = 28 lubang. 

sumber:
- peraturan men LH no 12 2009 ttg pemanfaatan air hujan,
http://zainalarif.wordpress.com/

Baliton CLC Ngedak Rumah Cepat, Hemat dan Kokoh

SOLUSI NINGKAT RUMAH MURAH, CEPAT, KOKOH
Baliton CLC adalah teknologi internasional berstandar Jerman. Solusi paling praktis untuk membangun dan merenovasi rumah; ngecor dan ningkat rumah, ruko dan lainnya. Lebih murah, hemat dan cepat, kokoh dan aman dari goncangan gempa, ketimbang ngecor konvensional dan lainnya.
Pada umumnya berat beton ringan berkisar antara 600 – 1600 kg/m3. Sehingga keunggulan beton ringan utamanya ada pada berat, sehingga jika digunakan pada proyek bangunan tinggi (high rise building) akan dapat secara signifikan mengurangi berat bangunan itu sendiri, yang selanjutnya berdampak pada perhitungan pondasi.
Baliton CLC Cara lebih Cepat dan Hemat Ningkat Rumah
Anda ingin membangun rumah tingkat baru, menambah ruangan tingkat rumah, atau membuat lantai beton jemur yang lebih cepat dan lebih hemat? Baliton CLC solusi yang paling tepat.
Menggunakan Baliton CLS lebih cepat dan lebih hemat daripada beton konvensional, lebih kuat dan lebih murah dari beton Bondek.
Baliton CLC merupakan teknologi Internasional berstardar Jerman. Teknologi yang sudah diaplikasikan di lebih dari 40 negara di dunia, ribuan bagunan rumah dan Apartemen, sarana pendidikan , Sarana ibadah , Industri dan bangunan komersial lainnya.
merupakan beton berpori, sehingga berat sendiri plat lantai ,tetapi berkemampuan menerima beban sama  kuat. Bahkan mampu menahan beban lebih berat dan memperkecil terhadap resiko Gempa.
Keunggulan Baliton CLC
  • Baliton CLC menggunakan tulangan besi ulir dan di dalamnya mengunakan eraman besi yang standar untuk ngecor lantai beton.
  • Ngecor pakai Baliton CLC tanpa menyediakan bekisting, kayu kaso, papan kayu lapis untuk perancak cetak, dimana biayanya mencapai 35 % dari proses produksi.
  • Tanpa menunggu beton mongering selama minimal 14 hari agar dapat membongkar bekisting.
  • Lebih hemat bahan Beton 40%.
  • Lebih hemat perancah kayu 90%.
  • Lebih hemat besi tulangan 40%.
  • Lebih hemat waktu 75% (lebih cepat ).
  • Mengurangi beban fondasi 40% dari yang cor konvensional.
Sehingga banyak manfaat yang bisa kita dapatkan terhadap ekosistem kehidupan dan generasi mendatang:
- Mengurangi penggunaan kayuƂ hasil hutan.
- Kualitas udara lebih baik.
- Mengurangi efek pemanasan global.
- Ketersediaan air bersih.
Keunggulan yang lain
Baliton CLC memiliki keunggulan kompetitif penggunaan beton ringan dibandingkan dengan material bangunan tradisional:
  • Isulator suara. Struktur materialnya memberikan sifat kedap suara.
  • Tahan terhadap kelembaban. Daya serap air kurang dari 16%- jadi tidak memerlukan penyelesaian yang bersifat melindungi.
  • Aman terhadap lingkungan (ekologis).
  • Beton ringan bukan merupakan benda yang mudah rusak dan cepat rapuh.
  • Kebersihan terhadap lingkungan membuat keamanan pemakaian komponen terjamin penuh bagi orang yang menggunakannya
  • Dapat menyimpan hawa dingin AC sekitar 9 jam di musim kemarau yang sangat panas. Sehingga jika kita menghidupkan AC di malam hari hingga jam 05.00, maka dinginnya masih terasa sampai jam 14.00.
Spesifikasi Produk
Kenyamanan di dalam ruang sangat penting. Karena dengan kenyamanan, penghuni dapat melakukan berbagai kegiatannya dengan baik dan lebih produktif. Faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan adalah suhu, kelembaban, pergerakan udara. Sedangkan kenyamanan dapat diciptakan melalui setidaknya 2 hal yaitu perencanaan arsitektur yang baik dan pemilihan bahan yang tepat.
Tebal Baliton CLC: 12 cm. Lebar: 25 cm. Adapun bentangannya customize, bergantung kebutuhan dan pesanan: 1 sampai 3,5 m.
Produk yang lain
Selain Baliton CLC, ada produk batu bata ringan sejenis hebel hanya berbeda warna, agak keabu-abuan, kualitas sama harga lebih murah dari hebel.
Perbandingan Biaya Cor Dak Konvensional dan Baliton CLC
PARA FACEBOOKER DAN GALLERY
Bagi para Facebooker gallery foto-foto Baliton CLC, cara pemasangan, rumah cluster dan ruko yang telah menggunakan Baliton CLC dapat disaksikan secara lengkap di sini atau di sini
Galery
Galery Pemasangan Baliton CLC, Rumah dan Ruko yang pakai Baliton CLC
Flash/swf, klik disini
JPEG Image klik disini

HARGA/BIAYA
Soal harga mengikuti perkembangan harga material bangunan. Yang jelas lebih murah daripada ngecor konfensional. Diantar ke tempat, plus pemasangan.
  1. Harga Baliton m2 + Antar ke tempat lokasi proyek
  2. Harga Baliton m2 + Antar + Pemasangan
  3. Harga Baliton m2+ Antar + Pemasangan + Finishing
Tiga macam harga tersebut dapat dinegoisasi via SMS/kontak kami.
Yang berminat SMS/hubungi: +628170074413; 02193863218. WhatsApp: 08170074413. Untuk sementara ini kami hanya melayani wilayah JABODETABEK dan Jawa Barat.
MITRA USAHA
Untuk di luar wilayah JABODETABEK, pemilik Pabrik Baliton CLC pusat membuka peluang kerjasama untuk buka cabang mini pabrik Baliton CLC. Soal marketing akan dibantu oleh pihak pabrik pusat. Investasi sekitar 500 juta: untuk mesin, alat cetak baliton, bahan material Baliton CLC dan prangkat lainnya, diluar lahan tanah untuk pabrik. Lahan pabrik yang dibutuhkan untuk mini pabrik sekitar 750 sampai 1000 m3. Yang berminat kerjasama SMS/Hubungi: +628170074413; 02193863218. atau klik disini
DISTRIBUTOR & MARKETER
Yang ingin menjadi distributor dan marketer, klik disini