Showing posts with label Anak Tangga. Show all posts
Showing posts with label Anak Tangga. Show all posts

PENULANGAN TANGGA, Pembesian, jumlah anak tangga

CARA MENDESAIN PENULANGAN TANGGA

 
Contoh hasil analisa dari ETABS didapat :

Pada pelat tangga :
M11 = -311,6979 Kgm = -3116979 Nmm
M22 = -1582,6438 Kgm = -15826438 Nmm

Pada bordes :
M11 = -879,6493 Kgm = -8796493 Nmm
M22 = 1863,7989 Kgm = 18637989 Nmm

Tebal pelat t = 15 cm = 150 mm

PADA PELAT TANGGA 
ARAH 1-1
d = 150 -25 = 125 mm
As = 86,58 mm2
As min = 0,0020 x b x d = 0,0020 x 1000 x 125 = 250 mm2
250 mm2 > 86,58 mm2
Maka As perlu = 250 mm2
Pakai tulangan diameter 8 mm
A = ¼ x Π x d2 = ¼ x Π x 82 = 50,265 mm2
A = 50,265 x 5 = 253,125 mm2
Jarak tulangan 1000/5 = 200 mm maka Ø8-200 mm

a = 4,765
ØMn = Øx As x fy x (d-a/2) = 0,8 x 253,125 x 400 x (125-(4,765/2))
= 9932017,5 Nmm
ØMn > Mu
 9932017,5 Nmm > 3116979 Nmm …………..(OK)
Maka dipakai tulangan pembagi Ø8-200 (arah pendek)

ARAH 2-2
d = 150 -25 = 125 mm
As = 439,62 mm2
As min = 0,0020 x b x d = 0,0020 x 2500 x 125 =
625 mm2 625 mm2 > 439,62 mm2
Maka As perlu = 625 mm2
Pakai tulangan diameter 8 mm
A = ¼ x Π x d2 = ¼ x Π x 82 = 50,265 mm2
A = 50,265 x 13 = 653,445 mm2
Jarak tulangan 2500/13 = 192 mm maka Ø8-192 mm

 a = 4,920
ØMn = x As x fy x (d-a/2) = 0,8 x 653,445x 400 x (125-(4,920/2))
= 25623408,1 Nmm
ØMn > Mu
25623408,1 Nmm > 15826438 Nmm …………..(OK)
Maka dipakai tulangan pembagi Ø8-192 (arah panjang)


PADA PELAT BORDES
ARAH 1-1
d = 150 -25 = 125 mm
As = 244,347 mm2
As min = 0,0020 x b x d = 0,0020 x 1000 x 125 = 250 mm2 250 mm2 > 244,347 mm2
Maka As perlu = 250 mm2
Pakai tulangan diameter 8 mm
A = ¼ x Π x d2 = ¼ x Π x 82 = 50,265 mm2
A = 50,265 x 5 = 253,125 mm2
Jarak tulangan 1000/5 = 200 mm maka Ø8-200 mm

 a = 4,765
ØMn = Ø x As x fy x (d-a/2) = 0,8 x 253,125x 400 x (125-(4,765/2))
= 9932017,5 Nmm
ØMn > Mu
9932017,5 1 Nmm > 8796493 Nmm …………..(OK)
Maka dipakai tulangan pembagi Ø8-200 (arah pendek)

ARAH 2-2
d = 150 -25 = 125 mm
As = 517,722 mm2
As min = 0,0020 x b x d = 0,0020 x 1000 x 125 = 250 mm2
517,722 mm2 > 250 mm2
Maka As perlu = 517,722 mm2
Pakai tulangan diameter 8 mm
A = ¼ x Π x d2 = ¼ x Π x 82 = 50,265 mm2
A = 50,265 x 11 = 552,915 mm2
Jarak tulangan 1000/11 = 90,909 mm ≈ 90 mm maka Ø8-90 mm

a = 10,408
ØMn = Øx As x fy x (d-a/2) = 0,8 x 552,915x 400 x (125-(10,408/2))
= 21195841,71 Nmm 
ØMn > Mu 21195841,71 Nmm > 18637989 Nmm
 Maka dipakai tulangan pembagi Ø8-90 (arah panjang)
 
dari berbagai sumber : http://sipilworld.blogspot.com/2013/03/cara-mendesain-penulangan-tangga.html

Anak Tangga Menurut Feng Shui, Konsep

Perhitungan Anak Tangga Menurut Feng Shui

Menghitung Anak Tangga Menurut Fengshui
Beberapa orang beranggapan bahwa jumlah anak tangga akan berdampak pada nilai feng shui secara keselurahan dari tata ruang. Padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Justru perletakan tangga dalam lay-out rumah lebih menentukan nilai feng shui sebuah rumah. Ada beberapa konsep yang dianut oleh para pakar feng shui untuk menghitung jumlah anak tangga. Berikut ini cara cepat menghitung jumlah anak tangga rumah Anda :

1. Konsep Lima - Jumlah anak tangga dibagi 5 sisa 1 atau 2, dengan ketentuan lantai dasar sebagai alas nilainya adalah 0 dan lantai atas tetap dihitung. Konsep ini menggunakan 1=Sen(Lahir), 2=Huok(Hidup), 3=Bing(Sakit), 4=Sek(Mati), 5=Kuk(Mederita). Dengan demikian nilai baiknya berada pada hitungan 1 dan 2, yaitu 6, 7, 11, 12, 16, 17, 21, 22, 26, 27

2. Konsep Empat - Jumlah anak tangga dibagi 4 sisa 1 atau 2, dengan ketentuan lantai dasar sebagai alas nilainya adalah 0 dan lantai atas tetap dihitung. Konsep ini menggunakan 1=Sen(Lahir), 2=Huok(Hidup), 3=Bing(Sakit), 4=Sek(Mati). Dengan demikian nilai baiknya berada pada hitungan 1 dan 2

3. Konsep Tiga - Jumlah andak tangga dibagi 3 sisa 1. Konsep ini menggunakan 1=Sen(Lahir), 2=Bing(Sakit), 3=Kuk(Sengsara)

4. Konsep Dua - Konsep ini berdasarkan atas 1=Yang(Positif), 2=Yin(Negatif). Nilai baiknya jatuh pada angka ganjil dan yang dihitung hanyalah anak tangga, tidak termasuk lantai atas.

Ternyata, Konsep Lima yang digunakan di Tiongkok Selatan ini memiliki persamaan dengan rumusan feng shui tanah jawa, yang menggunakan konsep 1=Sri, 2=Kiti, 3=Gino, 4=Liyu, 5=Pokah. Nilai baiknya pada 1 dan 2. Untuk Konsep Tiga dan Empat digunakan di Tiongkok Utara

Sumber: tipsanda.com